Shopping Cart

Your shopping cart is empty!
View Cart

Sebagian besar produk kami menggunakan bahan -bahan berikut :

  • Alloy
  • Stainless Steel (Magnetic Clasp and Connectors)
  • Synthetic Leather
  • Genuine Leather

Berikut adalah tips merawat produk kami berdasarkan jenis bahannya:

1. ALLOY

Alloy adalah bahan logam campuran yang paling sering menjadi bahan utama aksesoris, termasuk juga aksesoris import yang kami jual.
Sebenarnya apa sih Alloy itu? Menurut Wikipedia, Alloy adalah kombinasi, dalam larutan atau senyawa, dua atau lebih elemen, dan paling tidak salah satunya adalah logam, dan hasilnya memiliki properti metalik. Alloy biasanya didesain untuk memiliki sifat yang lebih menguntungkan dibanding dengan komponennya. Misalnya, baja lebih kuat dari besi, salah satu elemen utamanya, dan kuningan lebih tahan lama dari tembaga, tapi lebih menarik dari seng.

Pada dasarnya, Alloy bisa beroksidasi alias berubah warna akibat reaksi kimia. Hal ini bisa saja terjadi karena penyimpanan yang kurang baik, terpapar bahan kimia, atau bahkan karena keringat si pemakai. Nah, agar aksesoris Anda lebih awet dan tidak cepat berubah warna, berikut beberapa tips untuk merawat aksesoris berbahan Alloy.

Hal-hal yang harus dihindari:

  • Hindarkan aksesoris dari keringat dan zat kimia dalam parfum, hair spray, aseton, kosmetik, kolam renang, deterjen, dll. karena bisa membuat warnanya kusam dan mudah berkarat.
  • Jangan gunakan aksesoris saat berenang karena biasanya pada air kolam renang mengandung banyak klorine.
  • Hindari terkena goresan benda-benda lainnya.
  • Kalau memang ingin memakainya untuk sehari-hari, jangan lupa melepaskannya setiap akan melakukan pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan lain yang mungkin mengakibatkan aksesoris terpapar bahan kimia.

Cara menyimpan:

  • Pisahkan penyimpanannya untuk masing-masing material (bedakan imitasi, emas, perak, berlian dan mutiara) supaya aksesoris terhindar dari lecet/tergores dan agar bentuk dan warnanya tidak berubah.
  • Untuk kalung dan gelang yang berbentuk rantai atau yang mudah kusut sebaiknya disimpan dengan cara digantung, dibungkus dengan plastik satu per satu. Konon, aksesoris berbahan Alloy bisa tetap bagus jika disimpan dalam plastik. Sebelumnya, bungkus dahulu dengan kain halus dan lembut seperti tissue, kain lap kacamata, flanel atau beludru.
  • Jika tidak digunakan atau setelah dipakai, simpan aksesoris di tempat kering dan tertutup serta tidak terpapar matahari agar tidak terlalu sering kena udara, sehingga tidak mudah menghitam akibat kelembaban udara.
  • Untuk menjaga suhu tidak sampai lembab, gunakan silica gel. Masukkan satu bungkus silica gel ke dalam kotak perhiasan, tapi pastikan silica gel-nya tidak bersentuhan langsung dengan aksesoris, jika perlu bungkus lagi dengan kertas tissue.
  • Bila mau sedikit lebih repot tapi hasilnya tahan lama, lapisi setiap aksesoris dengan kutex clear sebelum dipakai atau disimpan. Pasti aksesoris akan lebih tahan untuk waktu yg sangat lama.

Cara membersihkan:

  • Masukkan cairan pencuci piring dalam air hangat.
  • Rendam aksesoris selama beberapa detik. Setelah itu bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan lap halus.
  • Jika aksesoris terlalu kusam, gunakan pasta gigi (jangan terlalu banyak supaya bahan dasarnya tidak terlalu terkikis). Alhasil, aksesoris bersinar kembali.
  • Pastikan aksesoris sudah benar-benar kering sebelum disimpan lagi.

 

2. STAINLESS STEEL

Jika hanya noda atau kotoran biasa, stainless steel dapat dibersihkan dengan mengelap bagian yang kotor menggunakan air hangat. Lalu keringkan dengan kain berdaya serap tinggi, seperti microfiber. Bila noda tetap tak hilang, tambahkan soft detergen atau sabun mandi. Campur bahan tersebut dengan air hangat lalu bersihkan noda dengan spons. Gosok searah serat stainless steel agar tidak merusak permukaan perabotan. Setelah itu, kembali keringkan dengan kain microfiber.

Anda juga bisa menggunakan pasta gigi untuk noda yang sudah berubah menjadi kerak air. Cukup oleskan pasta gigi lalu angkat kotoran dengan spons. Selain pasta gigi, cuka juga bisa digunakan untuk membersihkan kerak noda air yang membandel. Tuangkan cuka pada air hangat lalu basahi spons dengan kedua larutan tersebut dan gosok permukaan yang memiliki kerak.

Untuk meringankan tugas, sebaiknya segera bersihkan noda saat mulai bermunculan. Dengan rajin membersihkan, stainless steel pada aksesoris. Namun, jika sebelumnya Anda tak terlalu memperhatikan, mulailah untuk memeriksa dan bila ada noda atau kerak air, bersihkan agar tidak mengurangi keindahan penampilan stainless steel.

 

3. SYNTHETIC LEATHER

Hal yang harus dihindari adalah air yang menempel dan dalam waktu yang cukup lama pada kulit sintetis. Jika ingin aksesorist tetap bersih, hilangkan noda hanya dengan lap yang sudah dibasahi, lalu keringkan saja dengan cara dianginkan. Untuk menghindari jamur yang akan tumbuh pada bahan jaket kulit sintetis, sebaiknya lakukan penyimpanan ditempat yang benar.

 

4. GENUINE LEATHER

  • Pilih pembersih/krim khusus kulit yang akan membantu menjaga kilau dan awet bahan kulit, termasuk gelang kulit asli. Krim ini sangat efektif untuk seluruh bahan kulit, sehingga patut dijadikan barang wajib jika kamu adalah pengoleksi benda-benda yang berbahan kulit.

  • Pilih kain terpisah untuk membersihkan gelang kulit asli. Kamu boleh menggunakan kain bertekstur lembut atau yang memang khusus untuk membersihkan bahan kulit. Selain itu, boleh juga gunakan kaus kaki bekas dari bahan yang agak lembut.

  • Bersihkan gelang kulit asli menggunakan krim dan kain khusus secara berkala. Bagi kalian yang tidak memiliki krim tersebut, boleh membasahi kain pembersih dengan sedikit air hangat supaya tidak membasahi dan merusak bahan kulit gelang atau strap kamu.

  • Simpan gelang kulit asli milikmu sesuai bentuk aslinya. Jika gelangnya berbentuk strap panjang, maka tempatkan dalam kotak yang sesuai dengan panjangnya agar tidak tertekuk. Sedangkan untuk gelang kulit yang berbentuk cuff, kamu boleh memanfaatkan bekas isi gulungan tissue ( karton gulung) sebagai tempat penyimpanan.

  • Usahakan agar tempat penyimpanan gelangnya selalu kering, terhindar dari lembab, namun tidak terlalu pengap atau punya sirkulasi udara.

  • Cara terbaik untuk merawat gelang kulit asli adalah membersihkan sebelum noda atau kotoran keburu meresap ke dalam. Segera bersihkan jika gelang kulit begitu terkena cairan/noda tinta atau bekas makanan dengan cara dilap.

  • Jika gelangnya basah, segera lap dengan kain dan jemur alami (tanpa sinar matahari langsung) supaya kering dengan sempurna. Jangan gunakan pengering seperti hairdryer karena akan merusak kualitas kulit sehingga rentan rusak/ pecah.

  • Jika gelang kulit asli milikmu basah karena keringat dan menjadi bau, ada beberapa cara ampuh untuk mengenyahkan bau tersebut:

    1. Cuci menggunakan air sabun atau cairan khusus pembersih bahan kulit dengan cepat. Lap dan keringkan seperti biasa.

    2. Isi kotak roti dengan activated charcoal atau karbon aktif (contoh : obat norit) dan simpan gelang kulit di dalam kotak tersebut selama 3- 5 hari supaya baunya terserap oleh kandungan karbon tersebut.

    3. Buat campuran baking soda dengan sedikit air hingga berbentuk seperti tekstur odol kental. Oleskan merata ke gelang atau strap kulit, diamkan selama 24 jam, lalu lap bersih setelahnya.

Hal yang harus dihindari

  • Jangan memakai gelang kulit asli untuk kegiatan yang berhubungan dengan air seperti berenang, olahraga air, atau saat kehujanan.

  • Jangan membiarkan kondisi gelang kulit asli milikmu kotor dan lembab tanpa dibersihkan selama berhari- hari.

  • Jangan membiarkan gelang kulit terlalu dekat dengan sumber panas atau dijemur terlalu lama.

Jangan lupa untuk selalu mengikuti tips tersebut di atas dan tentu saja, menghindari hal-hal yang tidak dianjurkan dalam penggunaan gelang kulit aslimu kamu. Kamu pun pasti akan memiliki aksesoris pergelangan keren untuk dibawa ke mana saja.